KATA PENGANTAR
Pertama-tama
kami panjatkan puji syukur kehadirat ALLAH SWT, karena dengan rahmat dan
hidayah-Nya, penulis dapat menulis makalah ini sesuai dengan waktu yang telah
ditentukan tanpa ada hambatan yang berarti. Shalawat serta salamnya semoga tercurahkan
kepada Nabi Muhammad SAW, beserta keluarganya dan para sahabatnya, dan juga
kepada kita semua selaku umatnya yang insya Allah selalu mengikuti ajaran
sunahnya.
Makalah ini
merupakan hasil pencarian penyusun dari
berbagai sumber dan merupakan salah satu persyaratan untuk memenuhi salah satu tugas mata
kuliah.
Penyusun menyadari
bahwa masih banyak kekurangan dalam penulisan makalah ini,dan jauh dari
sempurna,itu di karenakan keterbatasan yang penyusun miliki, oleh sebab itu, kami
mengharapkan kritik dan saran yang membangun dari pembaca agar makalah ini
dapat menjadi lebih baik lagi.
2 maret 2016
Penyusun
KATA PENGANTAR ............................................................................................... i
DAFTAR ISI ............................................................................................................ ii
BAB I :
PENDAHULUAN
1.
Latar Belakang ................................................................................. 1
2.
Rumusan Masalah ............................................................................ 1
3.
Tujuan Penulisan.............................................................................. 1
BAB II :
PEMBAHASAN
A.
Pengertian dan fungsi Keluarga..................................................................... 2
B.
Keluarga Modern ......................................................................................... 4
1.
Penyebab adanya keluarga modern .................................................. 5
2.
Ciri-ciri keluarga modern ................................................................. 6
C.
Keluarga Sakinah ......................................................................................... 6
1.
Ciri-ciri keluarga sakinah ................................................................. 7
2.
Tujuan atau Visi keluarga sakinah ................................................... 7
D.
Keluarga Modern tapi Sakinah ..................................................................... 8
E.
Kiat-kiat Keluarga Modern Tapi Sakinah ..................................................... 8
BAB III :
PENUTUP
A.
Kesimpulan ................................................................................................ 10
B.
Saran .......................................................................................................... 10
DAFTAR
PUSTAKA BAB I
PENDAHULUAN
1. Latar
Belakang
Keluarga merupakan suatu hal yang dapat dikatakan
merupakan suatu hal yang pasti dimiliki oleh semua orang, baik itu keluarga
besar ataupun keluarga kecil yang terdiri dari seorang ayah, ibu, dan anak.
Dimana tugas seorang ayah yaitu untuk memenuhi segala kebutuhan keluarga dan
ibu memenuhi segala kebutuhan dalam hal yang berkaitan dengan urusan rumah
tangga. Dizaman modern ini hal tersebut diatas sudah mulai pudar, seolah tidak
ada lagi batasan siapa pencari nafka dalam sebuah kelurga. Sebagian keluarga
memang masih mengandalkan seorang ayah sebagai pencari nafkah utama, sebagian
lagi justru seorang ibu sebagai “pemasok” dana yang utama dalm keluarga. Pola
pikir masyarakat sekarang ini selalu mengalami perkembangan, baik itu kearah
yang baik maupun kearah yang merusak, bersamaan dengan itu, produk dari
kebudayaan masyarakat pun akan terus berubah seiring dengan kompleksitas
kebutuhan yang harus dipenuhi di zaman itu. Dalam memahami bentuk keluaraga
dalam masyarakat sekarang tentu akan sangat berbeda dengan masyarakat atau
keluarga yang dapat dikatakan masih konservatif, kuno, atau klasik. Dan dalam
hal ini bagaimana menciptakan keluarga modern yang sakinah tentu tidaklah mudah
semudah membalikan tangan karena banyaknya pandangan masyarakat mengenai
keluarga modern serta keluarga yang sakinah.
2. Rumusan
Masalah
A.
Apa itu keluarga ?
B.
Apa itu kelurga modern ?
C.
Apa itu keluarga sakinah ?
D.
Apa itu keluarga modern tapi sakinah ?
E.
Bagaimana kiat kelurga modern dan
sakinah ?
3. Tujuan
penulisan
Makalah ini disusun sebagai
pemenuhan tugas yang diberikan oleh Ibu Dosen sebagai salah satu tugas
kelompok, penyusun juga berharap makalah ini dapat menjadi bahan rujukan dalam
diskusi atau sharing khususnya diskusi yang membahas mengenai keluarga modern
tapa sakinah serta penyusun juga berharap makalah ini dapat menjadi referensi
terkait keluarga modern tapi sakinah.
BAB
II
PEMBAHASAN
A. Pengertian
dan Fungsi Keluarga
Keluarga
merupakan kelompok primer yang terpenting dalam masyarakat. Secara historis
keluarga terbentuk paling tidak dari satuan organisasi yang terbatas, dan
mempunyai ukuran yang minimum, terutama pihak-pihak yang awalnya mengadakan
suatu ikatan. Keluarga adalah komposisi dari ayah, ibu, dan anak-anak yang
bertempat tinggal dalam satu atap serta diperkuat oleh sentimenbaik secara
tradisional maupun emosional yang mengalami suatu pengalaman bersama.
Keluarga
adalah sekumpulan orang dengan ikatan perkawinan, kelahiran, dan adopsi yang
bertujuan untuk menciptakan, mempertahankan budaya, dan meningkatkan
perkembangan fisik, mental, emosional, serta sosial dari tiap anggota keluarga.
Bussard
dan Ball mengemukakan bahwa keluarga merupakan lingkungan sosial yang sangat
dekat hubungan dengan seseorang. Di keluarga dibesarkan, bertempat tinggal,
berinteraksi, satu dengan yang lain, dibentuknya nilai-nilai, pola pemikiran,
dan kebiasaannya dan berfungsi sebagai saksi segenap budaya luar, dan mediasi
hubungan anak dan lingkunganny.[1]
WHO
merumuskan bahwa keluarga adalah anggota rumah tangga yang saling berhubungan
melalui pertalian darah, adopsi atau perkawinan.[2]
Fungsi
keluarga dalam tatanan masyarakat dapat dibagi menjadi lima antara lain sbb:
·
Fungsi Sosialisasi
Proses perkembangan dan perubahan yang dilalui individu
yang menghasilkan interaksi social dan belajar berperan dalam lingkungan
social. Proses sosialisasi dimulai sejak lahir. Keluarga merupakan tempat
individu untuk belajar sosialisasi. Anggota keluarga belajar disiplin, belajar
tentang norma-norma, budaya dan perilaku melalui hubungan dan interaksi dalam
keluarga.
·
Fungsi Reproduksi
keluarga
mempunyai fungsi produksi, karena keluarga dapat menghasilkan keturunan secara
sah.
·
Fungsi Ekonomi
kesatuan
ekonomi mandiri, anggota keluarga mendapatkan dan membelanjakan harta untuk
memenuhi keperluan
·
Fungsi Protektif
keluarga harus senantiasa melindungi
anggotanya dari ancaman fisik, ekonomis dan psiko sosial. Masalah salah satu
anggota merupakan masalah bersama seluruh anggota keluarga.
·
Fungsi Rekreatif
Keluarga merupakan pusat rekreasi
bagi para anggotanya. Kejenuhan dapat dihilangkan ketika sedang berkumpul atau
bergurau dengan anggota keluarganya.
·
Fungsi Afektif
Keluarga memberikan kasih sayang,
pengertian dan tolong menolong diantara anggota keluarganya, baik antara orang
tu terhadap anak-anaknya maupun sebaliknya.
·
Fungsi Edukatif
Keluarga memberikan pendidikan
kepada anggotanya, terutama kepada anak-anak agar anak-anak tumbuh menjadi anak
yang mempunyai budi pekerti luhur. Sehingga keluarga merupakan tempat
pendidikan yang paling utama.[3]
B. Keluarga
Modern
Istiah
atau kata modern berasal dari bahasa latin yang berarti “sekarang ini”. Dalam
pemakainnya kata modern mengalami perkembangan sehingga berubah menjadi sebuah
istilah. Modern sebagai sebuah istilah dalam masyarakat kita suda sangat
familiar, walaupun masih banyak yang verbalisme.
Keluarga
modern adalah suatu bentuk keluarga yang mengikuti trend(peradaban baru)
sebagai akibat dari penyesuaian-penyesuaian terhadap gejalah-gejalah baru yang
disebabkan oleh semakin berkembangnya ilmu pengetahuan dan tekhnologi. Saat ini
banyak kita temukan orang-orang yang telah berkeluarga dan secara fisik saling
berkumpul dirumah akan tetapi mereka asyik berhubungan dengan rekan-rekan
mereka diluar baik dengan SMS, BBM, atau media sosial lainya. Selain penggunaan
teknologi informasi keluarga modern juga sangat benyak menggunakan teknologi
lainnya yang dapat mempermudah pekerjaan rumah seperti mesin cuci, Rice cooker,
kulkas dan lain-lain.
1.
Penyebab adanya Keluarga Modern
Pada
saat era globalisasi dan modernisasi sekarang ini kondisi keluarga atau
struktur keluarga yang berhubungan dengan peran keluarga mulai berubah karena
masyarakat saat ini makin kompleks. Hal ini dipengaruhi oleh beberapa hal
antara lian :
1)
Pergeseran dari extended family menjadi
nuclear family karena anggotany semakin menurun
2)
Singel parent meningkat karena banyaknya
perceraian
3)
Orang berumah tangga tampa menikah
meningkat karena kumpul kebo
4)
Rumah tangga yang sendiri atau mandiri
meningkat
5)
Adanya pekerjaan perempuan diluar
keluarga sehingga pembagian kerja dalam rumah tangga berubah
6)
Status perceraian relatif biasa
Keluarga berubah seiring
dengan perubahan jaman, perubahan yang diinginkan biasanya bermuara pada
kesejahtraan dan kebahagian, namun kenyataannya yang sering terjadi adalah hal
lain. Kenyataan ini sering diingkari sehingga masalah yang muncul menjadi lebih
besar dari yang seharusnya.
2.
Ciri-ciri keluarga Modern antara lain
1)
Keluarga modern sangat cinta materi
2)
Cenderung menyukai kebebasan
3)
Lemah dalam hal agama
4)
Sebagian mereka terjerumus pada narkoba,
alkohol, dan pergaulan bebas
5)
Gaya hidup dengan Tekhnologi komunikasi
6)
Gaya hidup Instan
7)
Bercengkrama di tempat-tempat tertentu
seperti Cafe
8)
Mobilitas yang tinggi
9)
Menjadikan status/strata sebagai suatu
yang penting.
10)
Tidak terlalu bisa menjalin silaturahmi
dengan masyarakat sekitar tempat ia tinggal
C. Keluarga
Sakinah
Kata “sakinah” barasal dari bahasa Arab yang artinya tenang,terhormat,
aman, penuh kasih sayang, mantap, dan memperoleh pembelaan. Menurut al-jurjanji
(ahli bahasa) sakinah adalah adanya ketentraman dalam hati pada saat datangnya
sesuatu yang tidak diduga bersamaan dengan datangnya nur (cahaya) dalam hati
yang memberi ketenengan dan ketentraman pada yang menyaksikannya, dan merupakan
keyakinan berdasarkan penglihatan.
Lebih lanjut diperjelas
oleh Nabi SAW di dalam hadisnya bahwa di dalam keluarga sakinah terjalin
hubungan suami-istri yang serasi dan seimbang, tersalurkan nafsu seksual dengan
baik di jalan yang diridhoi Allah SWT, terdidiknya anak-anak yang shaleh dan
shalihah, terpenuhi kebutuhan lahir, bathin, terjalin hubungan persaudaraan
yang akrab antara keluarga besar dari pihak suami dan dari pihak istri, dapat
melaksanakan ajaran agama dengan baik, dapat menjalin hubungan yang mesra
dengan tetangga, dan dapat hidup bermasyarakat dan bernegara secara baik pula.[4]
Menurun
Rasyid Ridha, Sakinah adalah sikap jiwa yang timbul dari suasana ketenangan dan
merupakan lawan dari goncangan batin dan ketakutan.
Menurut
Zaitun subhan, istilah “keluarga sakinah” merupakan dua kata yang saling
melengkapi, kata sakinah sebagai kata sifat, yaitu untuk menyifati atau
menerangkan kata keluaraga. Keluarga yang tenang, tentram bahagia dan sejahtra.
Dengan demikian dari beberapa pendapat diatas, bahwa keluarga sakinah dapat
berarti keluarga yang tngguh dan didalamnya setiap anggota menemukan ketenangan
dan ketentraman jiwa. Keluarga sakinah tidak lain adalah keluarga yang bahagia
lahir batin, penuh cinta dan kasih sayang.
1.
Ciri-ciri Keluarga sakinah antar lain :
a. Menurut hadis Nabi,
pilar keluarga sakinah itu ada empat (idza aradallohu bi ahli baitin khoiran
dst); (a) memiliki kecenderungan kepada agama, (b) yang muda menghormati yang
tua dan yang tua menyayangi yang muda, (c) sederhana dalam belanja, (d) santun dalam
bergaul dan (e) selalu introspeksi. Dalam hadis Nabi juga disebutkan bahwa: “
empat hal akan menjadi faktor yang mendat4angkan kebahagiaan keluarga (arba`un
min sa`adat al mar’i), yakni (a) suami / isteri yang setia (saleh/salehah), (b)
anak-anak yang berbakti, (c) lingkungan sosial yang sehat , dan (d) dekat
rizkinya.”
b.
Saling menghormati dan saling menghargai antara suami isteri,
sehingga terbina kehidupan yang rukun dan damai.
c.
Setia dan saling mencintai sehingga dapat dicapai ketenangan dan
keamanan lahir batin yang menjadi pokok kekalnya hubungan.
d.
Mampu menghadapi segala persoalan dan segala kesukaran dengan arif
dan bijaksana, tidak terburu-buru, tidak saling menyalahkan dan mencari jalan
keluar dengan kepala dingin.
e.
Saling mempercayai, tidak melakukan hal yang menimbulkan
kecurigaan dan kegelisahan.
f.
Saling memahami kelebihan dan kekurangan.
g.
Konsultatif dan musyawarah, tidak segan minta maaf jika bersalah.
h.
Tidak menyulitkan dan menyiksa pikiran tetapi secara lapang dada
dan terbuka.
i.
Dapat mengusahakan sumber penghasilan yang layak bagi seluruh
keluarga.
j.
Semua anggota keluarga memenuhi kebahagiaannya.
k.
Menikmati hiburan yang layak.[5]
2.
Tujuan atau visi keluarga sakinah
a)
Sebagai penyaluran Hasrat seksual
b)
Agar mendapat ketenangan jiwa
c)
Memenuhi tuntutan keturunan
d)
Media mendidik anak
e)
Mewujudkan kohesi sosial
f)
Mengantisipasi masyarakat dari
keterpurukan.[6]
D. Keluarga
Modern tapi Sakinah
Dari
hal-hal yang telah diuraikan diatas baik itu kelurga modern atau keluarga
sakinah, dimana keluarga modern adalah keluarga yang mengikti trend yang sedang
berlaku serta memiliki ciri-ciri seperti sangat mencintai materi, menyukai
kebebasan, dll. Sedangkan keluarga sakinah adalah keluarga yang didalamnya
penuh cinta, ketentraman ketenangan yang dirasak oleh setiap anggota keluarga.
Keluarga
modern tapi sakinah adalah keluarga modern atau keluarga yang mengikuti trend
masa kini tetapi tetap tidak melupakan nilai-nilai agama serta hak-hak dan
kewajiban masing-masing anggota keluarga sehingga dapat terciptanya keluarga
yang didalamnya dipenuhi dengan ketentraman, ketenangan dan dihiasi oleh kasih
sayang. Artinya meskipun setiap anggota mengikuti perkembangan jaman setiap
anggota keluarag tetap tidak melupakan kewajiban-kewajiban yang harus mereka
berikan kepada keluarga, contohnya seorang ayah harus tetap mengingat
kewajibannya untuk memberikan nafkah kepada keluarganya, selanjutnya seorang
istri yang berkewajiban melayani seoarng suami dan anak berkewajiban untuk
menuntut ilmu dan masih banyak lagi. Jadi pada intinya keluarga modern tapi
sakinah adalah keluarga yang mengikuti trend dan tetap menjujung nilai agama
dan budaya hormat menghormati dari setiap anggota keluarga.
E. Kiat-kiat
Keluarga Modern tapi Sakinah
a)
Berkomitmen mengikuti alur modernisasi
dan tetap mengamalkan ajaran agama.
b)
Tetap mengingat kewajiban setelah
pekerjaan.
c)
Istri tetap mengingat bahwa suami adalah
kepala rumah tangga meski penghasilan suami lebih sedikit ketimbang sang istri.
d)
Lebih bijak dalam penggunaan tekhnologi
informasi seperti Media sosial.
e)
Dapat menjaga masing-masing pandangan
ketika berada diluar rumah atau tempat kerja.
f)
Tetap saling menghargai dan mengetahui
kelebihan serta kekurangan pasangan.
g)
Dapat saling berintropeksi diri.
h)
Melakukan musyawarah apabila ada masalah
dalam keluarga.
i)
Menjadwalkan liburan rutin bersama
keluarga seperti rekreasi atau jalan-jalan.[7]
BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
1.
Keluarga merupakan kelompok primer yang
terpenting dalam masyarakat. Secara historis keluarga terbentuk paling tidak
dari satuan organisasi yang terbatas, dan mempunyai ukuran yang minimum,
terutama pihak-pihak yang awalnya mengadakan suatu ikatan.
2.
Fungsi keluarga dalam tatanan masyarakat
antara lain: Fungsi Biologis, Fungsi Psikologis, Fungsi Sosial budaya, Fungsi
Sosial,Fungsi Pendidikan.
3.
Keluarga modern adalah suatu bentuk
keluarga yang mengikuti trend(peradaban baru) sebagai akibat dari
penyesuaian-penyesuaian terhadap gejalah-gejalah baru yang disebabkan oleh
semakin berkembangnya ilmu pengetahuan dan tekhnologi.
4.
Keluarga sakinah adalah keluarga yang
bahagia lahir batin, penuh cinta dan kasih sayang.
5.
Keluarga modern tapi sakinah adalah
keluarga modern atau keluarga yang mengikuti trend masa kini tetapi tetap tidak
melupakan nilai-nilai agama serta hak-hak dan kewajiban masing-masing anggota
keluarga sehingga dapat terciptanya keluarga yang didalamnya dipenuhi dengan
ketentraman, ketenangan dan dihiasi oleh kasih sayang.
B. Saran
Untuk
setiap keluarga yang sudah mulai atau bahkan sudah termasuk keluarga modern
agar tetap jangan lupa apa tujuan anda membentuk keluarga, selanjutnya
gunakanlah tekhnologi secara bijak baik itu tekhnologi informasi atau
tekhnologi lainnya karna banyak keluarga yang rusak karna penggunan teknologi
yang salah dan yang terpenting dalam keluarga adalah membina keluarga karena
Allah SWT dengan pedoman Al-Qur’an dan Hadist Nabi Rasulullah SAW.
DAFTAR PUSTAKA
Arifuddin.2015. Keluarga Dalam
Pembentukan Akhlak Islamiah. Yogyakarta: Penerbit Ombak
Abdul, Muhammad dan Muhamma,
Mahmud.2005. Membangun Keluarga Qur’an(Panduan Untuk Wanita Muslimah). terj. Kamran AS’adIrsyady.Jakarta:AMZAH
Harahap,
Shahrin. 1996. Islam Dinamis:
Menegakkan Nilai-Nilai Ajaran al-Qur’an dalam Kehidupan Modern Di Indonesia,
Yogyakarta: Tiara Wacana.
[1] Dr. Arifuddin, M.Ag. Keluarga Dalam Pembentukan Akhlak Islamiah. (Yogyakarta:Penerbit Ombak,
2015) hal.52
[2] Ibid.
[4]
. Fuad Kauma
dan Nipan, Membimbing Istri Mendampingi Suami (Yogyakarta: Mitra
Pustaka, 2003), hal. 8
[5]Shahrin Harahap, Islam Dinamis: Menegakkan Nilai-Nilai
Ajaran al-Qur’an dalam Kehidupan Modern Di Indonesia, Yogyakarta: Tiara
Wacana, 1996, hlm. 164.
[6] Mahmud Muhammad Al-Jauhari dan
Muhammad Abdul Hakim Khayyal. Membangun
Keluarga Qur’an(Panduan Untuk Wanita Muslimah). terj. Kamran AS’ad Irsyady,
(Jakarta: AMZAH.2005) Hal.15-22
[7] Penyusun. Hasil analisIs dari
pembahasan tentang keluarga modern dan keluarga sakinah pada makalah ini


Why do slots have jackpots? - DrmCD
BalasHapusSo while the 서귀포 출장샵 casino 대구광역 출장안마 would be the most popular slot machine in Las Vegas and you would pay $100, you would pay 충청남도 출장샵 $100 충주 출장안마 to get $500 free, without any additional 구리 출장마사지 fees.